Jelang Pengelolaan SMA dan SMA, Dindik Kota Malang Rombak Struktur Organisasi


Setelah SMA dan SMK dikelola Pemprov Jatim, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang fokus pembinaan PAUD hingga SMP. Hal ini berdampak perubahan atau pergeseran struktural di jajaran Dindik Kota Malang.

Para pejabat strukturalnya dikukuhkan oleh Wali Kota Malang, M Anton di GOR Ken Arok, Jumat (30/12/2016). Sekitar 900 pejabat dari berbagai SKPD Pemkot Malang yang dilantik karena perubahan SOTK.

Jika sebelumnya di Dindik ada Bidang Pendidikan Menengah mengurusi SMP-SMA-SMK, sekarang hanya ada Kabid Pembinaan SMP. Pejabat barunya adalah Siti Ratnawati.

Ratna, panggilan akrabnya ini sebelumnya menjadi Kabid Pendidikan Menengah. Dia kemudian dimutasi menjadi Kabid Pendidikan Dasar. Lalu dimutasi lagi menjadi Kabid Pembinaan SMP.

“Iya. Perubahan ini menyikapi peralihan pengelolaan SMA dan SMK ke Pemprov. Tapi pejabatnya masih tetap. Muter-muter itu saja,” kata Zubaidah, Kadindik Kota Malang, Jumat sore (30/12/2016).

Sedangkan, Suyitno yang sebelumnya menjadi Kabid Dikmen dimutasi sebagai Kabid Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal.

Atimah menjadi pengganti Siti Ratnawati sebagai Kabid Pembinaan SD.

Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan tetap dijabat oleh Sutrisnawati. Ada tiga kasi di bidang ini yang mengurusi pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan.

“Di tiap bidang ada tiga kasi. Jadi tidak ada penambahan kasi. Namun pergeseran kabid dan kasi saja,” jelas Sutrisnawati.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top