Polres Sumenep Tangani 456 Kasus tapi hanya Bereskan 231 Kasus


Sumenep - Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) mendominasi sejumlah tindak pidana yang ditangani Polres Sumenep pada tahun 2016.

Dari 465 perkara tindak pidana, terdapat 117 kasus curas dan itu pun hanya 18 perkara curas yang berhasil diselesaikan hingga masuk Pengadilan Negeri Sumenep, Madura.

Kasus kedua yang dominan adalah penganiayaan dengan jumlah 49 kasus dan 34 kasus yang baru bisa diselesaikan.

‘’Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Polres Sumenep, kami tekan lagi kasus kriminal,’’ ujar Kapolres Sumenep, Joseph Ananta Pinora, Rabu (28/12/2016).

Dikatakan, jumlah kasus tahun 2016 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2015, dari 541 kasus yang masuk, berhasil diselesaikan sebanyak 334 kasus.

Sedangkan pada tahun 2016 terdapat 465 kasus yang masuk ke meja Mapolres Sumenep.

‘’Hanya saja, walaupun kasus tahun 2016 yang terjadi berkurang, tetapi penanganannya yang berkurang juga, dan dari 456 kasus itu, yang diselesaikan hanya 231 kasus,’’ sambungnya.

Baginya, PR besar tentu harus dilakukan oleh jajaran Polres Sumenep.

Ia menyadri, polisi tidak saja berhasil menekan angka tindak pidana tetapi juga harus mampu menyelesaikan kasus-kasus yang sudah masuk ke meja Polres Sumenep.

‘’ Jadi ke depan, kami dituntut tidak saja menekan angka kriminal tetapi juga harus imbang dengan penanganannya, sehingga tidak mengendap di polisi. Ini menjadi atensi bagi jajaran Polres Sumenep untuk bekerja lebih ekstra,’’ lanjutnya.

Dikatakan, dari ratusan perkara yang ditangani polres Sumenep tahun ini, terbanyak kasus curas yang jumlahnya mencapai 117 kasus, penganiayaan 49 kasus, selanjutnya kasus-kasus kecil lainnya yakni perjudian, pemerasan, perampasan, kedokteran, pelayaran, kebakaran/pembakaran, perizinan hingga perkara korupsi.

‘’Karena itu, dukungan berbagai pihak menjadi penting menekan seminimal mungkin kasus tindak pidana di wilayah hukum Polres Sumenep, dan keamanan ketertiban masyarakat terpenuhi,’’ pungkasnya.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top