Target Prestasi PBSI Tahun 2017


Jakarta - Pada hari ini Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menetapkan empat target prestasi yang akan dicapai tim Indonesia sepanjang 2017. Empat target yang ditetapkan itu adalah :
  1. Prestasi dalam All England 2017
  2. Prestasi dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017
  3. Prestasi dalam Kejuaraan Dunia Junior 2017
  4. Prestasi dalam Kejuaraan Piala Sudirman
 Seperti yang dilansir oleh media pada hari ini.

"Kami berharap dapat meraih prestasi dalam All England 2017, Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017, Kejuaraan Dunia Junior 2017, dan Piala Sudirman 2017," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti selepas diskusi Refleksi Akhir Tahun 2016 Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Jumat (31/12).

Selain empat target itu, lanjut Susi, PBSI juga membutuhkan waktu untuk meningkatkan prestasi sektor tunggal putri yang selama ini tertinggal. "Kami harus bekerja keras untuk mengubah dan meningkatkan prestasi dengan program-program pelatihan," katanya.

Namun, peningkatan prestasi sektor tunggal putri itu tidak dapat dituntut dalam periode dua sampai tiga bulan."Hasil dari pelatihan nanti baru akan terlihat dalam dua hingga tiga tahun," kata mantan atlet peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu.

Susi mengatakan bahwa pihaknya akan membahas perencanaan program latihan bagi atlet-atlet pelatnas PP PBSI bersama para pelatih, termasuk program latihan bagi pemain-pemain pelapis.

"Itulah alasan kenapa kami akan menghidupkan lagi pelatnas pratama yang menjadi dasar bagi para atlet yang masih muda," kata Susi.

Meskipun belum menetapkan program pelatihan maupun komposisi pemain, Susi mengakui akan tetap menjalankan program pelatihan dari periode sebelumnya, seperti memasangkan atlet ganda campuran Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja.

"Itu adalah program pelatih ganda campuran untuk mencari formula baru mengombinasikan pasangan atlet. Saya melihat itu sebagai hal positif seandainya Liliyana Natsir pensiun nanti dan Tontowi belum mempunyai pasangan," kata Susi.

Tontowi, lanjut Susi, juga berarti telah mendapatkan kepercayaan dari pelatih ganda campuran untuk turut membimbing atlet-atlet pelapis di bawahnya dalam pertandingan.


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top